Adapun sektor yang berkontribusi menopang ekonomi di Bali yaitu investasi, konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah hingga pertanian.

Sedangkan proyeksi pergerakan ekonomi di Bali didapat dari data yang diberikan oleh responden melalui survei konsumsi rumah tangga, penjualan ritel, dunia usaha, properti, hingga utilitas dan infrastruktur dari PLN, PDAM dan ASDP untuk memantau aktivitas ekonomi masyarakat serta arus barang dan penumpang.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster dalam kesempatan yang sama mengungkapkan sebesar 66 persen ekonomi di Bali didongkrak oleh sektor pariwisata.

Ia optimistis ekonomi di Bali tumbuh positif melampaui 2025 bahkan berpeluang menembus enam persen dengan tolok ukur salah satunya yaitu kedatangan wisatawan mancanegara yang rata-rata per hari menembus 22-25 ribu orang.

Adapun pada 2025, jumlah wisman di Bali mencapai 7.050.000 yang datang melalui jalur udara, belum termasuk jalur kapal pesiar, dan belum termasuk wisatawan domestik mencapai 9,3 juta orang.