Adapun neraca perdagangan pada Januari hingga September 2026 mencatat surplus sebesar 10,61 miliar dolar AS, dengan perkembangan pada September 2026 mencatat surplus sebesar 3,36 miliar dolar AS.

Terkait dengan nilai tukar, rupiah akhir bulan September 2026 mengalami penguatan pada level Rp17.870 per dolar AS.

Namun, rupiah pada Oktober dan November 2026 mengalami pelemahan sehingga posisi pada 2 November 2026 menjadi Rp18.145 per dolar AS dibandingkan pada periode penguatan pada September 2026 yaitu Rp17.870 per dolar AS.