Dia menjelaskan melalui percepatan digitalisasi untuk UMKM yang lebih berdaya dapat meningkatkan konektivitas UMKM salah satunya di Provinsi Lampung.

Kemudian melalui digitalisasi pembayaran UMKM, maka akan membantu segala proses menjadi lebih efisien, jangkauan pasar lebih luas, dan terhubung dengan ekosistem yang lebih besar.

"Semangat inilah yang tercermin dalam tema 'Sai Bumi Sejuta Nilai', dalam Lampung Begawi 2026, yakni untuk mendukung penguatan hilirisasi dan digitalisasi bagi ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berdaya saing," ucap dia.

Menurut dia, Lampung Begawi 2026 bukan sekadar ruang pameran atau promosi, tetapi menjadi ruang kolaborasi, untuk mempertemukan UMKM dengan pasar, pembiayaan, pengembangan teknologi, dan berbagai mitra strategis.