Sementara itu, unsur kepolisian dan panitia terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan operasional serta menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.
Penyelenggara juga menyiapkan posko kesehatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Festival ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif di Kaltim melalui pengembangan kapasitas usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan akses pasar agar produk lokal mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.