NADIKABAR.COM β€” Bank Indonesia (BI) memperkuat rantai nilai halal Indonesia secara terintegrasi dari sisi produksi hingga pasar untuk meningkatkan daya saing produk halal Indonesia dan memperluas penetrasinya ke pasar global.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan penguatan ekosistem tersebut menjadi salah satu arah utama kebijakan BI dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah agar potensi besar Indonesia dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian.

β€œYang pertama adalah penguatan ekosistem rantai nilai halal yang terintegrasi dan berdaya saing, dari sisi supply, demand, sampai lembaga pendukungnya kita lihat semua menjadi satu kesatuan,” katanya dalam pembukaan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa 2026 di Surabaya, Sabtu.

Menurut Destry, pengembangan rantai nilai halal tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan produk tetapi juga membutuhkan ekosistem yang saling terhubung sehingga pelaku usaha, pasar, lembaga pendukung, dan sektor pembiayaan dapat berkembang secara bersama.