NADIKABAR.COM — Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memproyeksikan bank sentral AS atau The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuannya satu kali lagi pada triwulan IV 2026.
Sebagaimana diketahui,The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,75-4,00 persen pada Rabu, 16 September 2026 waktu AS.
"Seperti kita ketahui, belum lama ini The Fed juga menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin, dan kami masih memperkirakan akan ada kenaikan satu kali lagi di triwulan IV," kata Destry dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.
Destry menjelaskan, kenaikan suku bunga The Fed mendorong penguatan dolar AS terhadap mata uang lainnya.
Indeks dolar AS (DXY) tercatat mencapai 101,11, sementara indeks dolar terhadap mata uang negara Asia mencapai 96,26.