NADIKABAR.COM β Bank Indonesia (BI) menyiapkan enam inisiatif strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) agar potensi pasar yang besar dapat dioptimalkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Jawa Timur Yono Haryono mengatakan Indonesia memiliki modal kuat untuk mengembangkan ekonomi syariah meski sejumlah sektor masih perlu diperkuat untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.
βIndonesia memiliki modal yang kuat dalam pengembangan ekonomi syariah, namun masih ada sejumlah sektor yang perlu diperkuat agar daya saing kita semakin tinggi dan kontribusinya terhadap ekonomi syariah global semakin besar,β kata Yono dalam kegiatan Capacity Building bertema Pengembangan Eksyar di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu.
Menurut dia, potensi tersebut tercermin dari posisi Indonesia yang berada di peringkat keempat dalam pengembangan ekonomi syariah global berdasarkan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report.
Konsumsi sektor ekonomi syariah dunia, kata Yono, mencapai sekitar 2,60 triliun dolar AS pada 2024 dan aset keuangan syariah sekitar 9,72 triliun dolar AS.