NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) mengungkapkan stabilitas ekonomi tetap menjadi prioritas dalam menciptakan dan menjaga iklim ekonomi yang kondusif di Indonesia di tengah fenomena suku bunga global yang tinggi (higher for longer).
Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan BI sendiri di satu sisi menjaga stabilitas dalam hal ini nilai tukar, karena fenomena higher for longer pasti berdampak terhadap sektor keuangan, sementara di sisi lain BI juga sesuai dengan mandat dari Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), BI harus bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim ekonomi kondusif untuk pertumbuhan sektor riil, dan juga untuk penciptaan lapangan pekerjaan.
"Jadi yang kami selaraskan sekarang adalah kita harus menciptakan iklim ekonomi yang kondusif. Oleh karena itu, stabilisasi itu tetap menjadi prioritas kami, karena iklim ekonomi yang kondusif akan tercapai kalau stabilitas ekonomi terjaga. Sehingga kebijakan moneter akan kami fokuskan untuk stabilitas," ujar Destry di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, Indonesia menghadapi situasi ketidakpastian tinggi dan juga situasi di level global terkait fenomena higher for longer.