NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) memandang peningkatan surplus neraca perdagangan pada Agustus 2026 yang sebesar 3,55 miliar dolar Amerika Serikat (AS) positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut.

Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Kamis (1/10), neraca perdagangan Indonesia pada bulan tersebut meningkat dibandingkan dengan surplus pada Juli 2026 yang sebesar 0,12 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, menyampaikan bank sentral terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas lain guna makin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.