NADIKABAR.COM β Bank Indonesia (BI) memperluas jenis surat berharga yang dapat menjadi underlying dalam operasi moneter dengan menambahkan obligasi dan sukuk korporasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI.
Sebelumnya obligasi dan sukuk korporasi PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF juga telah diterima sebagai underlying dalam transaksi repo. Dengan demikian, obligasi dan sukuk dari dua Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini dapat menjadi underlying transaksi repo operasi moneter BI.
βEfektivitas kebijakan moneter sangat bergantung pada transmisi melalui pasar keuangan yang dalam, likuid, dan efisien,β kata Gubernur BI Destry Damayanti sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
Hal tersebut merupakan salah satu upaya penguatan pelaksanaan kebijakan moneter melalui operasi moneter pro-market yaitu operasi moneter yang terintegrasi dengan pengembangan Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA).
Destry menjelaskan sinyal kebijakan moneter perlu mengalir melalui PUVA agar dapat memengaruhi transaksi dan pembiayaan dunia usaha dan rumah tangga.