NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi local currency transaction (LCT) antara Indonesia dengan negara mitra sejak awal tahun hingga Agustus 2026 mencapai nilai ekuivalen sebesar 49,4 miliar dolar AS.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono mengatakan bahwa capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu, dengan total transaksi LCT ekuivalen sebesar 25,7 miliar dolar AS sepanjang Januari hingga Desember 2025.
“Jadi akhir tahun (2026) pasti akan lebih dari dua kali dibanding tahun lalu (2025),” kata Thomas dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu.
Thomas mengatakan transaksi LCT tumbuh sangat baik dan diharapkan menjadi salah satu struktur yang dapat membantu Indonesia ke depannya.
Hingga saat ini, ujar dia, LCT telah terimplementasi dengan tujuh negara, yaitu Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Uni Emirat Arab dan Singapura.
Menurut dia, BI juga sedang mengembangkan kerja sama LCT dengan tiga negara atau wilayah lainnya, yaitu India, Filipina dan Hong Kong.