NADIKABAR.COM β€” Bandara Soekarno-Hatta tampak lengang setelah penerbangan ditutup akibat abu vulkanik Anak Krakatau. Dari tower ATC, apron pesawat terlihat minim aktivitas.

Tangerang - Bandara Soekarno-Hatta tampak lengang setelah penerbangan ditutup akibat abu vulkanik Anak Krakatau. Dari tower ATC, apron pesawat terlihat minim aktivitas.

Petugas AirNav melakukan pengawasan terhadap lalu lintas di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, yang ditutup sementara imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).

Pantauan dari menara Air Traffic Control (ATC), suasana apron pesawat tampak lengang di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Soetta.

Penerbangan di Bandara Soetta ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB demi keselamatan penumpang dan awak kabin.

Pada bandara yang berstatus ditutup sementara, tercatat 1.397 penerbangan dengan sekitar 177.579 penumpang terdampak, sedangkan pada bandara lain yang penerbangannya terdampak akibat penyesuaian rute tercatat 922 penerbangan dengan sekitar 92.758 penumpang terdampak.

Petugas mengawasi kendaraan aircraft towing tractor yang membawa pesawat menuju hanggar.

Bandara Soetta tampak lengang.Β Calon penumpang pesawat dialihkan menuju 6 bandara alternatif yang disiapkan, yaitu Bandara Juanda di Jawa Timur,bBandara Adi Soemarmo di Jawa Tengah, Bandara Internasional Yogyakarta di Yogyakarta, Bandara Adisutjipto di Yogyakarta, Bandara Jenderal Ahmad Yani di Jawa Tengah, dan Bandara Internasional Kertajati di Jawa Barat.

Pihak pengelola bandara mengimbau calon penumpang untuk terus memantau pembaruan informasi penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing. Langkah penanganan dan pembersihan area landasan pacu dari sebaran abu halus terus dilakukan agar operasional dapat segera dibuka kembali secara aman.