NADIKABAR.COM — Lembaga swadaya masyarakat Bicara Udara mengajak masyarakat, khususnya pelari, melihat kualitas udara bukan sekadar faktor yang mempengaruhi aktivitas dan performa olahraga, namun juga persoalan kesehatan dan hak dasar yang perlu diperjuangkan bersama.

"Berlari merupakan aktivitas yang dekat dengan kehidupan banyak orang, tetapi kita juga perlu menyadari bahwa kualitas udara yang kita hirup tidak selalu ideal," kata Co-Founder Bicara Udara, Novita Natalia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Dalam momentum lomba lari Jakarta yang terjadi baru-baru ini, Bicara Udara melakukan peluncuran buklet edukasi Run Smart, Breathe Easy: An Air Quality Guide for Pelari Kalcer, pemantauan kualitas udara di sekitar area acara, serta kampanye solidaritas bagi masyarakat di Kalimantan dan Sumatera.

Buku itu disusun melalui koordinasi dan konsultasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Medical Director Jakarta Running Festival, serta dokter spesialis paru.