NADIKABAR.COM — Bali International Hospital (BIH) berkolaborasi dengan Sapporo Cardio Vascular Clinic (SCVC) guna memperkuat ekosistem layanan kardiovaskular berstandar global di Indonesia.

"Kami percaya bahwa international partnership bukan hanya tentang menghadirkan expertise dari luar negeri, tetapi bagaimana expertise tersebut dapat ditransfer, dikembangkan bersama tim lokal, dan pada akhirnya memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pasien di Indonesia,” ujar Direktur BIH dr. Sheira Aurani.

Ia mengatakan di Jakarta, Kamis, peringatan World Heart Day 2026 bertema “Don’t Miss a Beat”, yang diselenggarakan sepanjang September, tidak hanya menjadi kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung, tetapi juga menjadi bagian dalam kualitas layanan jantung.

Sejumlah kegiatan diadakan antara lain edukasi oleh dokter dari SCVC tentang gangguan irama jantung; diskusi dengan para ahli kardiologi; fun walk; edukasi tentang bantuan hidup dasar; serta sejumlah pemeriksaan kesehatan.

"Pesan yang dibawa sederhana namun penting: “Move Your Body. Check Your Heart. Know the Signs. Save a Life.”" katanya.

Puncak rangkaian World Heart Day 2026 menjadi momentum untuk memperkuat BIH sebagai pusat layanan jantung berstandar internasional di Indonesia, melalui kolaborasi dengan SCVC sebagai mitra internasional. Mengusung tema “From National Heart Awareness to International Cardiac Excellence”, kolaborasi itu membawa semangat “International Cardiac Expertise, Closer to Home.”

Melalui kolaborasi tersebut, pihaknya dan SCVC mengembangkan berbagai layanan yang mencakup International Heart Check, expert talk, digital health education, serta International Cardiac Consultation. Pendekatan ini mengintegrasikan edukasi, deteksi dini, konsultasi, dan perspektif medis internasional dalam satu ekosistem pelayanan jantung.

"Bagi BIH, kehadiran SCVC sebagai international partner memperkuat visi untuk menghadirkan akses terhadap international cardiac expertise tanpa harus selalu bepergian ke luar negeri," kata Sheira.

COO Sapporo Cardio Vascular Clinic Addie Chan mengatakan kolaborasi internasional dan berbagi pengetahuan adalah bagian penting dalam membangun layanan jantung komprehensif berstandar global.

“Melalui kolaborasi medis dari berbagai negara, kami menghadirkan keahlian untuk penanganan kasus-kasus kardiovaskular kompleks, sekaligus membangun transfer of knowledge dan peningkatan kemampuan tim medis lokal,” ujar Addie.

Kolaborasi World Heart Day 2026 itu merupakan bagian dari IHC One Heart Movement. Bagi Indonesia Healthcare Corporation (IHC) selaku holding dari BIH, bermitra strategis dengan institusi medis internasional menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat kapabilitas layanan dan memperluas akses terhadap global clinical expertise.

Direktur Komersial Indonesia Healthcare Corporation (IHC) dr. Harmeni Wijaya mengatakan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pasien sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan jantung di Indonesia.

"World Heart Day 2026 menjadi momentum. Namun, komitmen untuk menghadirkan cardiac excellence bagi masyarakat Indonesia adalah perjalanan yang berkelanjutan," ujarnya.