NADIKABAR.COM — Ganda campuran Indonesia Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya melaju ke semifinal Polytron Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan pasangan China Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi di GOR Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Bimo/Nabila memastikan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-19 setelah mampu mengatasi perlawanan pasangan China, terutama pada perebutan poin-poin akhir.
Nabila seusai pertandingan di Kudus, Jumat, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan perempat final tersebut tanpa mengalami cedera meskipun sempat merasakan ketegangan pada saat-saat menentukan.
"Syukur, alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Cukup tegang juga pada perebutan poin akhir. Namun, sejak awal kami sudah tahu harus bermain seperti apa karena sebelumnya sudah pernah bertemu," kata Nabila.
Ia menjelaskan strategi yang disiapkan sebelum pertandingan dapat diterapkan sejak gim pertama, meskipun pada gim kedua kedua pasangan sempat terlibat persaingan ketat dan saling mengejar angka.
Nabila juga mengaku senang dapat kembali mencapai semifinal setelah pada beberapa turnamen sebelumnya harus tersingkir pada babak awal.
"Senang banget rasanya bisa masuk semifinal lagi. Mau memanfaatkan keadaan saja," ujarnya.
Sementara itu, Bimo mengatakan pasangan China memiliki keunggulan dalam permainan menyerang, terutama melalui pukulan silang yang dinilainya cukup berbahaya.
Karena itu, ia berusaha mengantisipasi pola serangan tersebut dengan menjaga area belakang lapangan dan mengarahkan pengembalian kok agar lawan tidak leluasa melancarkan serangan silang.
"Serangan mereka harus diantisipasi karena sering memainkan bola silang. Saya tetap fokus menjaga area belakang agar tidak kebobolan," katanya.
Menghadapi semifinal, Bimo mengatakan dirinya bersama Nabila akan mempelajari rekaman pertandingan calon lawan untuk memahami pola permainan yang kemungkinan dihadapi.
Keduanya juga akan berdiskusi dengan pelatih guna menyusun strategi yang tepat, termasuk memperkuat komunikasi dan pembagian tugas selama pertandingan.
"Kami mengamati permainan mereka seperti apa, kemudian saling berkomunikasi mengenai pola permainan untuk besok. Intinya komunikasi nomor satu. Kami juga berkomunikasi dengan pelatih agar sudah punya pola, rencana, dan tujuan saat bertanding," ujarnya.
Bimo/Nabila turut mengapresiasi dukungan penonton yang menyaksikan pertandingan di GOR Djarum Arena, Kudus, karena memberikan tambahan semangat untuk menampilkan permainan terbaik.