Pernyataan tersebut juga mengumumkan penerbitan publikasi data terbaru bukti cadangan aset kripto, yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi secara mandiri bahwa aset mereka didukung dengan rasio minimal 1:1, melalui penggunaan "zero-knowledge proof".

Pada Kamis (29/10), Binance menyatakan sedang menyelidiki laporan mengenai potensi masalah keamanan dan meyakinkan pengguna bahwa dana mereka aman.

Dalam pernyataan pada Sabtu (31/10), perusahaan menyebutkan bahwa perkiraan skala pelanggaran keamanan tersebut mencapai 6,3 miliar dolar AS (Rp114 triliun), seraya menambahkan bahwa aset senilai 3 miliar dolar AS (Rp54 triliun) telah dibekukan.

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia