Tak hanya aksi di lapangan, MK juga bakal berbagi ilmu lewat coaching clinic. MK akan dibantu oleh atlet-atlet basket nasional seperti Yesaya Saudale, Ali Bagir, Erick Ibrahim, dan Hendrick Xavi Yonga.

"Ada klinik pelatihan pada Jumat pagi, itu adalah hal mendasar yang akan diajarkan MK. Jadi, keturunannya juga berguna, tidak hanya untuk kancah streetball, tetapi juga untuk teman-temannya di kancah basket Indonesia," kata Rico.

Rico lantas berharap streetball bisa menjadi platform alternatif resmi di Indonesia.

"Koreksi saya jika saya salah, ada kurang dari 5 platform yang bisa menjadi tolok ukur bola basket di Indonesia. IBL, DBL, 5x5. Saya ingin streetball ini menjadi bagian darinya," tuturnya.

"Jadi, saya harap ini bisa menjadi platform alternatif baru bagi para pemain basket, yang jumlahnya jutaan di Indonesia. Mereka tidak bisa bermain di DBL, mungkin mereka putus sekolah. Namun dalam streetball, semua orang bisa. Intinya, saya ingin ini bisa menjadi platform baru, tolok ukur baru," tutup Rico.