“Kami ingin masyarakat lebih mudah menjalani pemeriksaan awal TB. Jika perangkat tes molekuler tersedia di puskesmas, pasien bisa diperiksa lebih dekat dengan tempat tinggalnya,” kata Fitri.

WHO merekomendasikan tes dalam kelas ini untuk diagnosis awal pada remaja dan orang dewasa dengan gejala atau hasil skrining positif TB paru.