Dalam forum tersebut, Bio Farma memperkenalkan sejumlah teknologi yang telah dikembangkan dan diterapkan untuk mendukung operasional perusahaan, mulai dari pemantauan distribusi vaksin secara digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam penelitian dan produksi, hingga pengembangan kompetensi personel melalui simulasi digital.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Medtrack, sistem digital untuk memantau distribusi vaksin secara waktu nyata (real-time).

β€œTeknologi ini memungkinkan pemantauan suhu selama pengiriman sekaligus mendeteksi potensi gangguan distribusi guna menjaga kualitas dan keamanan vaksin hingga tiba di tujuan,” katanya pula.

Shadiq menjelaskan Bio Farma juga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung aktivitas penelitian dan produksi untuk memantau proses produksi vaksin polio serta membantu analisis dan seleksi kandidat vaksin berbasis DNA dan messenger RNA (mRNA).