Menurut dr. Jeffry, penentuan terapi juga membutuhkan koordinasi lintas disiplin, termasuk antara dokter onkologi medik dan dokter bedah onkologi. Tim medis perlu mendiskusikan urutan pengobatan berdasarkan kondisi klinis pasien, apakah terapi obat perlu diberikan terlebih dahulu atau pasien dapat menjalani operasi.

Selain penanganan medis, Jeffry menekankan pentingnya dukungan emosional bagi pasien setelah menerima diagnosis kanker. Keluarga dan orang-orang terdekat perlu memberikan waktu bagi pasien untuk menerima kondisinya tanpa memaksakan tuntutan agar selalu terlihat kuat.

β€œKasih waktu dulu,” ujarnya, mengingatkan bahwa dukungan yang diberikan secara terburu-buru justru dapat menambah tekanan psikologis pasien.

Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah Onkologi MRCCC Siloam Semanggi, Dr. dr. Denni Joko Purwanto, Sp.B(K)Onk, mengingatkan perempuan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri dan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila menemukan perubahan yang mencurigakan.

β€œJangan takut dan jangan terlambat,” kata Denni. Dia menekankan pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan medis untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.