Ia menyebut kini masyarakat usia kisaran 20 tahun, bahkan sudah banyak yang melakukan cuci darah. Untuk itu, ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan berhati-hati dalam mengonsumsi obat.

Menurut dia, masyarakat cenderung mendapatkan obat tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau mengunjungi fasilitas kesehatan (faskes).

Contohnya, ketika mengalami pusing atau diare, warga langsung membeli obat di warung dan mengonsumsinya sendiri.

"Pusing sedikit tinggal beli obat di warung asal meredakan, dan diare sedikit ibunya langsung beli obat sendiri, mengobati sendiri tanpa harus datang ke faskes," jelas Savitri.