"Jadi ada beda Rp 2.000 dibanding dengan masyarakat umum, mahasiswa termasuk masyarakat umum bayar Rp 6.000," ungkapnya.

Supian menjelaskan biaya operasional BisKita Trans Depok pada 2026 yang ditanggung Pemkot Depok mencapai Rp 19 miliar. Menurutnya, pengalihan subsidi tarif gratis diperlukan untuk mempersiapkan operasional koridor baru.

"Sementara di sisi yang lain kita sudah harus mempersiapkan untuk jalur tambahan, koridor 2 dari wilayah terminal Depok sampai ke Bojong Sari. Kalau dua-duanya berjalan, dua-duanya gratis, berat buat kita mengcover ini. Makanya kita sudah harus mempersiapkan yang koridor 2, koridor 1 sudah harus berbayar," tutupnya.