"Total kepemilikan ETH Bitmine kini telah melampaui 6 juta. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, dengan total tersebut berhasil dikumpulkan dalam waktu kurang dari 15 bulan. Kami sudah melihat sinergi dan efek jaringan positif dari akumulasi hampir 5% total pasokan ETH," ujar Thomas "Tom" Lee, Chairman Bitmine.

"Selain itu, kami terus melihat tanda-tanda yang semakin menguatkan bahwa pasar bullish kripto sedang berlangsung, yang dimulai pada akhir Juni. Menurut pandangan kami, institusi masih memiliki alokasi yang rendah terhadap kripto dan kami memperkirakan mereka akan meningkatkan eksposurnya pada bulan-bulan terakhir 2026. Dengan hanya tersisa sedikit lebih dari satu minggu sebelum kuartal ketiga tahun kalender (Q3 2026) berakhir, Ethereum terus menunjukkan kinerja yang semakin unggul sebagai aset makro. Sejauh kuartal kalender ini, ETH telah mengungguli aset lainnya sebesar 6.728 basis poin, jauh melampaui aset makro lainnya," ujar Lee.

Tom Lee juga akan menyampaikan pidato utama di Korea Blockchain Week 2026 pada 30 September pukul 11.20 di Walkerhill Hotels & Resorts, Seoul. Pidato utama berdurasi 25 menit tersebut merupakan bagian dari Korea Blockchain Week, salah satu konferensi blockchain dan aset digital terkemuka di Asia. Informasi selengkapnya tersedia di situs web Korea Blockchain Week.

"Dalam sepekan terakhir, kami mengakuisisi 17.362 ETH. Rekam jejak Bitmine dalam membeli aset kripto secara konsisten tidak tertandingi oleh perusahaan publik mana pun di dunia. Bitmine telah membeli ETH setiap minggu sejak mulai menerapkan Strategi Treasury ETH pada 30 Juni 2025," ujar Lee.

Pada 16 Juli 2026, Bitmine merilis Chairman's Message terbaru (tautan di sini) untuk Juli 2026 yang berjudul "ETH adalah Solusi untuk Uncanny Valley of Wealth."

Pada awal 2026, Bitmine meluncurkan MAVAN (Made in America VAlidator Network), platform staking berstandar institusional. Meskipun MAVAN awalnya dikembangkan untuk mendukung treasury Ethereum milik Bitmine sendiri, MAVAN kini telah memperluas layanannya kepada investor institusional, kustodian, dan mitra ekosistem yang membutuhkan infrastruktur staking terbaik di kelasnya. Sebagian ETH milik Bitmine telah ditempatkan dalam staking di platform MAVAN.

Per 27 September 2026, total ETH Bitmine yang ditempatkan dalam staking mencapai 5.067.309 ETH ($13,7 miliar dengan harga $2.698 per ETH). "Bitmine telah menempatkan lebih banyak ETH dalam staking dibandingkan entitas lain di dunia. Dalam skala penuh (ketika seluruh ETH Bitmine telah ditempatkan dalam staking melalui MAVAN dan mitra staking-nya), imbalan staking ETH diproyeksikan mencapai $424 juta per tahun (berdasarkan imbal hasil BMNR 7 hari sebesar 2,62%)," ujar Lee.

"Pendapatan staking tahunan kini diproyeksikan mencapai $358 juta. Dan 5,1 juta ETH ini setara dengan 84% dari 6,00 juta ETH yang dimiliki Bitmine. Operasi staking Bitmine sendiri menghasilkan imbal hasil 7 hari sebesar 2,62% (disetahunkan)," lanjut Lee.

Bitmine merupakan salah satu saham yang paling banyak diperdagangkan di AS. Menurut data Fundstrat, saham tersebut mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar $1,1 miliar (rata-rata 5 hari per 25 September 2026), menempati peringkat #94 di AS, di bawah Twilio Inc (peringkat #93) dan di atas Philip Morris International (peringkat #95), dari total 5.704 saham yang tercatat di bursa AS (statista.com dan riset Fundstrat).

Kepemilikan kripto Bitmine menempatkannya sebagai pemilik cadangan Ethereum terbesar di dunia dan pemilik cadangan aset kripto terbesar kedua di dunia, di belakang Strategy Inc., yang dilaporkan memiliki 845.080 BTC dengan nilai sekitar $75 miliar. Bitmine tetap menjadi pemilik cadangan ETH terbesar di dunia.

Manajemen Bitmine meyakini bahwa GENIUS Act dan Project Crypto dari Securities and Exchange Commission (SEC) membawa transformasi bagi layanan keuangan pada 2026 yang setara dengan tindakan AS pada 15 Agustus 1971, yang mengakhiri sistem Bretton Woods dan menghapus keterkaitan dolar AS dengan standar emas 55 tahun lalu. Peristiwa pada 1971 ini menjadi katalis bagi modernisasi Wall Street, melahirkan para raksasa Wall Street yang ikonis serta infrastruktur keuangan dan pembayaran yang digunakan saat ini. Investasi tersebut terbukti lebih menguntungkan dibandingkan emas.