Adapun komitmen investasi tersebut mencakup rencana investasi di sektor pengolahan timah oleh Titanium Capital senilai Rp4,16 triliun (setara 252,1 juta dolar AS), pengembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) oleh Axelera di KEK Industropolis Batang yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan bisnis keduanya pada Trade Expo Indonesia 2026 senilai 50 juta euro (setara 56 juta dolar AS), dan pemanfaatan lahan kawasan industri untuk fasilitas perakitan alat berat dan suku cadangnya oleh BlackInk Co-operation Limited di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) senilai 77 juta dolar AS.

β€œKami terus meninjau dan merevisi kebijakan serta regulasi untuk memberikan kepastian dan prediktabilitas yang lebih baik bagi investor. Indonesia juga terus melakukan pembenahan agar semakin kompetitif dalam menarik investasi asing ke Tanah Air,” ujar Rosan.

IIF tahun ini mengangkat tema β€œFostering Resilient Investment Through a Robust Supply Chain” dan dihadiri sekitar 100 delegasi dari kalangan industri, perbankan, serta otoritas pemerintah.