Ia menyoroti bagaimana tren global menuntut suatu produk lahir dari proses produksi yang tidak merusak alam maupun merugikan masyarakat di sekitar lokasi produksi.

β€œMereka menuntut tidak hanya dalam bentuk hasil akhir saja, tetapi tata kelola, proses produksinya, juga sudah mereka tuntut (agar sesuai ESG),” ucap Heldy.

Untuk menyesuaikan dengan tren global, maka Heldy berharap agar proyek-proyek yang berlangsung di Indonesia dapat lebih memperhatikan lingkungan, pengambilan sumber daya alam yang tidak merusak alam, hingga memperhatikan hak-hak masyarakat yang berada di sekitar proyek.