NADIKABAR.COM — Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menyoroti persoalan Palestina dan Sudan, kondisi minoritas Muslim di India dalam rangkaian Sidang ke-153 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Arusha, Tanzania.
Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, mengatakan berbagai laporan lembaga hak asasi manusia internasional mencatat adanya tindakan diskriminasi, intimidasi dan kekerasan terhadap komunitas Muslim di India. Dalam sejumlah kasus, laporan tersebut juga menyoroti pembongkaran rumah, properti hingga tempat ibadah.
"Kondisi seperti ini tidak boleh luput dari perhatian masyarakat internasional," kata Syahrul Aidi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Hal itu disampaikan Syahrul Aidi dalam salah satu rangkaian kegiatan IPU yaitu pertemuan parlemen negara Islam yang dikenal dengan nama Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) pada Senin (5/10) waktu setempat.