Karena endorse dilakukan pada 2024, Ratu mengaku perlu mengecek kembali mutasi rekening untuk mengetahui nominal pembayaran yang diterimanya. Ia juga menyebut tim yang menangani pekerjaannya saat itu sudah berganti.
"Nanti saya coba cek lagi, karena kan ini udah lama ya, jadi saya harus cek mutasi juga. Kebetulan tim saya juga udah berganti gitu, karena ini kan terima kerjanya di 2024. Udah, udah dibayar, untuk endorseannya biasanya kita kalau terima endorse dari mereka menawarkan, kita buat video, kalau untuk mereka udah oke, mereka bayar baru kita posting," tutur wanita berusia 40 tahun itu.
Ratu selanjutnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditressiber Polda Jatim. Keterangannya dibutuhkan penyidik untuk mendalami keterlibatannya dalam promosi arisan online yang kini tengah ditangani polisi.
Pemanggilan Ratu merupakan bagian dari pendalaman perkara dugaan arisan online bodong yang sebelumnya juga menyeret sejumlah figur publik. Polisi memanggil sejumlah artis, selebgram, hingga TikTokers yang diduga pernah menerima tawaran promosi dari pihak yang menjalankan arisan tersebut.
Dalam pemeriksaan ini, penyidik akan menggali keterangan mengenai tawaran endorse, materi promosi, hingga mekanisme kerja sama yang pernah dilakukan Ratu dengan pihak arisan online tersebut.