Tak hanya itu, Tuhiyat juga memastikan bahwa Transjakarta di Blok M juga akan tetap beroperasi.

Tuhiyat mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mengatur hal tersebut.

“Pada saat pembangunan berlangsung, TransJakarta tetap berlangsung yang nanti kami akan layoutnya bersama para OPD terkait, terutama Dinas Perhubungan nanti,” papar Tuhiyat.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta (Perseroda) mengungkap sebanyak lima transformasi utama revitalisasi total Blok M, Jakarta Selatan.

Transformasi pertama yang dilakukan adalah revitalisasi terminal menjadi terminal yang modern dan terintegrasi. Selanjutnya, pengembangan kawasan mixed-use Blok M-ASEAN diarahkan menjadi kawasan yang mudah diakses, inklusif, dan dinamis.