Pada 11-20 September atau Dasarian II September 2026, BMKG mencatat curah hujan tertinggi hanya sebanyak 9 milimeter per dasarian di Pos Hujan Suwela, Kabupaten Lombok Timur.

"Sifat hujan di wilayah NTB dalam periode tersebut didominasi bawah normal dan hanya sebagian kecil wilayah yang memiliki sifat hujan kategori atas normal," kata Cakra.

Berdasarkan prakiraan BMKG, peluang hujan turun di sebagian besar wilayah NTB masih tergolong rendah di bawah 10 persen pada Dasarian III September atau 21-30 September 2026.

Kondisi atmosfer saat ini turut dipengaruhi fenomena El Nino sangat kuat. Hasil pemantauan menunjukkan Indeks Nino3.4 berada pada angka +2,6 derajat Celcius dan diprediksi bertahan hingga awal 2027.