Iid mengatakan secara umum sebagian wilayah Jawa Barat, termasuk KBB, berpotensi mengalami hujan ringan, tetapi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpeluang terjadi secara lokal dengan durasi singkat.
"Selama beberapa hari ke depan kondisi kelembapannya ketinggian 700 mb atau 3,5 km di atas permukaan laut, relatif cukup lembab. Ini mendukung adanya potensi pertumbuhan awan hujan," ujarnya.
Potensi pertumbuhan awan konvektif tersebut turut dipengaruhi suhu muka laut yang relatif hangat sehingga mendukung suplai uap air, aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuator dan Madden-Julian Oscillation (MJO), serta kondisi labilitas atmosfer kategori sedang hingga kuat.
Iid menjelaskan fenomena El Nino juga masih memengaruhi kondisi cuaca meskipun wilayah Jawa Barat mulai memasuki peralihan menuju musim hujan.