Ayu menjelaskan juga proses terjadinya gerhana bulan sebagian. Gerhana ini terjadi secara dinamis karena pergerakan Matahari, Bumi, dan Bulan.

Saat Bulan purnama, Bumi bergerak dan akan berada di posisi tim redaksi Matahari dan Bulan dalam posisi sejajar. Konfigurasi tersebut akan menghalangi pancaran cahaya Matahari dan cahaya tidak semua ke permukaan Bulan.

Posisi sejajar itu menjadikan sebagian piringan Bulan masuk ke dalam bayangan umbra Bumi. Saat puncak gerhana, bagian Bulan yang terpapar bayangan umbra akan terlihat berwarna lebih gelap.

Umbra yang dimaksud adalah bayangan inti di bagian tengah dan gat gelap. Sedangkan penumbra adalah bayangan kabur di bagian luar yang terang karena bayangan Bumi hanya menutup sebagian cahaya Matahari.

Meski tak bisa dilihat dari Indonesia, fenomena gerhana bulan sebagian ini bisa disaksikan secara live streaming pada website NASA atau kanal YouTube resminya, klik DI SINI.