Kondisi tersebut berdampak langsung pada 556 Zona Musim (ZOM) atau 61,91 persen luas daratan Indonesia yang hingga saat ini masih terbelenggu musim kemarau panjang.

Bahkan tekanan iklim dari El Nino 2026 ini turut memaksa 98 dari total 110 ZOM yang berkategori basah sepanjang tahun berbalik mengalami kemarau.

Kendati fenomena El Nino diproyeksikan bertahan hingga kuartal pertama 2027, BMKG memprakirakan dampak kekeringan ekstrem di berbagai wilayah Indonesia akan berangsur mereda seiring masuknya awal musim hujan secara bertahap.