NADIKABAR.COM — Wilayah Jabodetabek belakangan mulai sering diguyur hujan. Meski begitu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Jabodetabek belum masuk awal musim penghujan.

"Hujan yang terjadi saat ini di Jabodetabek belum menunjukkan awal musim hujan yang sebenarnya," kata Plt. Kepala Pusat Komunikasi dan Layanan Informasi BMKG Mega Sirait, kepada wartawan, Minggu (1/11/2026).

Mega menyebut penetapan awal musim hujan mengacu pada kriteria curah hujan yang mencapai minimal 50 mm per dasarian atau 10 hari, kemudian diikuti oleh dua dasarian berikutnya. Menurutnya, kriteria ini digunakan untuk memastikan hujan telah berlangsung secara konsisten, baik dari segi jumlah maupun frekuensinya.