NADIKABAR.COM — Angin kencang mulai menerjang sejumlah wilayah Jawa Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mencatat kecepatan angin maksimum mencapai 48 kilometer per jam pada Minggu (13/9/2026).

Kondisi tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya. Kecepatan angin secara umum sebelumnya berada di kisaran 10-20 kilometer per jam.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan peningkatan kecepatan angin dipengaruhi perbedaan tekanan udara yang cukup besar tim redaksi wilayah Timur Australia dan wilayah dekat ekuator.

"Perbedaan tekanan udara ini mendorong penguatan aliran angin timuran dari Australia menuju wilayah Pulau Jawa, khususnya wilayah Jawa Timur," kata Taufiq dalam rilisnya, Minggu (13/9/2026).

Menurut Taufiq, kondisi angin kencang diprakirakan masih bertahan selama dua hingga tiga hari ke depan. Peningkatan kecepatan angin terutama berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari.

Puluhan wilayah Jatim berpotensi mengalami angin kencang. Di antaranya Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Magetan, Mojokerto, Blitar, Bojonegoro, Jombang, Kediri, Lumajang, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Lamongan, Madiun, Sidoarjo, Bangkalan, Gresik, Pamekasan, Sumenep, Trenggalek, dan Pacitan.