Ia menjelaskan OMC dilakukan dengan menyasar awan-awan yang memiliki potensi menghasilkan hujan. Awan tersebut kemudian disemai menggunakan bahan berupa Natrium Klorida (NaCl) atau garam untuk membantu meningkatkan intensitas curah hujan.
βKetika ada awan yang berpotensi menghasilkan hujan, awan tersebut yang dikejar untuk disemai atau ditabur NaCl, sehingga diharapkan dapat menambah intensitas curah hujan,β kata Ota.
Meski potensi hujan dalam beberapa hari ke depan umumnya masih dalam kategori ringan, lanjut dia, kegiatan OMC tetap dapat dilakukan apabila terdapat awan yang memenuhi kriteria untuk disemai.
Dengan kondisi tersebut BMKG terus melakukan pemantauan perkembangan awan dan curah hujan di wilayah Kalsel sebagai bahan evaluasi pelaksanaan OMC serta mendukung upaya penanganan dampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.