NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan berdasarkan pemantauan kondisi kualitas udara di Kota Medan pada Senin (26/10) pukul 08.00 WIB berada pada kualitas sedang.
Kepala BMKG Wilayah I Hendro Nugroho di Medan, Senin, mengatakan hasil pemantauan citra satelit pada sebaran titik panas (hotspot) di Sumatera Utara pada 26 Oktober 2026 hingga pukul 09.00 WIB, tidak terdapat titik panas di wilayah Sumatera Utara.
Sementara berdasarkan pemantauan citra satelit sebaran asap di wilayah Sumatera pada Senin, pukul 08.00 WIB, tidak terdeteksi sebaran asap di bagian wilayah Sumatera Utara dan dari analisis, angin bertiup dari arah Timur - Tenggara menuju barat laut Utara.
"Sementara itu, berdasarkan pemantauan kondisi kualitas udara di Kota Medan, kualitas udara di sejumlah wilayah Kota Medan berada dalam kategori sedang," katanya.
Ia mengatakan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Stasiun Meteorologi, FL. Tobing, Stasiun Meteorologi Silangit dan Stasiun Meteorologi Aek Godang, tidak terpantau asap pada pagi hari sekitar pukul 07.00 - 10.00 WIB dengan jarak pandang berkisar antara 1 - 8 km.
Masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan.
Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap.
Para kepala daerah diharapkan dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat dalam mengantisipasi dampak sebaran asap serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.