Di Pulau Lombok, wilayah yang berpotensi terdampak adalah Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.

Sementara di Pulau Sumbawa meliputi Sumbawa dan Labuhan Badas. Adapun di wilayah Bima mencakup Palibelo, Belo, Woha, Bolo, Lambu, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu'u, dan Asakota.

Tri mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir Lombok dan Bima, bantaran sungai, serta daerah yang lebih rendah agar waspada dan siaga mengantisipasi dampak pasang air laut maksimum, termasuk banjir rob.

Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan gelombang terkini melalui kanal informasi resmi BMKG.