Dia menjelaskan turunnya hujan secara bertahap tersebut diharapkan mampu menurunkan tingkat kerapatan asap serta membantu memadamkan titik api (firespot) yang mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Sementara itu Pelaksana Tugas (PlT) Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramadhani menambahkan untuk wilayah Pulau Sumatera, potensi hujan juga terdeteksi bahkan mulai mengguyur area rawan karhutla sejak September ini, misalnya di sebagian besar Riau.

Kemudian pada Oktober nanti hujan membasahi wilayah Jambi dan Sumatera Selatan.