"Dibandingkan periode normal 1991 sampai 2029, sebanyak 100 persen wilayah diperkirakan mengalami awal musim hujan lebih lambat. Sifat hujan didominasi atas normal sebanyak 52 persen yang menandakan kondisi yang lebih basah dari rata-rata," papar Nuga.

Lebih lanjut, dia menyampaikan musim hujan yang mundur dipengaruhi oleh fenomena El Nino sangat kuat dengan indeks terakhir mencapai 2,83 derajat Celcius. Anomali suhu permukaan laut Samudera Pasifik tersebut diperkirakan berlangsung hingga awal tahun 2027.

Selain itu, kondisi suhu muka laut di sekitar perairan NTB saat ini masih dalam kondisi normal hingga dingin. Angin barat mulai mendominasi secara normal pada November 2026.

BMKG mendorong sektor pertanian mempertimbangkan penyesuaian jadwal tanam, pemilihan varietas, serta kondisi drainase lahan untuk menyesuaikan karakter musim hujan yang diprediksi terjadi dalam beberapa bulan ke depan.