"Tahun ini El Niño masih bertahan hingga awal 2027. Meski biasanya mengurangi curah hujan, dampaknya di Indonesia bergantung pada kondisi suhu laut lokal. BMKG menilai hujan tetap akan turun, meski intensitasnya bisa lebih rendah dari normal," sambung dia.
Faktor lain yang menyebabkan musim hujan adalah adanya Indian Ocean Dipole (IOD). BMKG menilai IOD yang berada dalam kondisi netral tidak akan terlalu berpengaruh pada musim hujan.
"Saat ini dalam kondisi netral (+0,37). Netral IOD berarti tidak ada pengaruh signifikan yang menekan atau memperkuat hujan," katanya.
Lebih lanjut, BMKG menilai suhu muka laut di Indonesia kini cenderung hangat di berbagai daerah. Kondisi tersebut mendukung terbentuknya awan hujan di Jakarta.
"Perairan Indonesia cenderung hangat, terutama di barat Sumatra, selatan Jawa, dan utara Sulawesi. Kondisi ini mendukung terbentuknya awan hujan," kata Guswanto.