NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Jawa Tengah (Jateng) mulai beralih ke fase transisi musim setelah melewati puncak musim kemarau, ditandai dengan meluruhnya kondisi kekeringan meteorologis di sejumlah daerah pada Dasarian III September 2026.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jateng Goeroeh Tjiptanto saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa, mengatakan sejumlah wilayah Jateng yang sebelumnya berstatus Awas kekeringan pada Dasarian I dan II September mulai turun menjadi Waspada pada Dasarian III atau periode 21-30 September 2026.

"Benar, beberapa wilayah sudah melewati puncak musim kemarau. Saat ini meluruh menuju transisi musim," katanya.

Ia menjelaskan status kekeringan meteorologis tersebut merupakan hasil pembaruan peringatan dini BMKG berdasarkan kondisi iklim pada setiap dasarian.

Berdasarkan pembaruan tersebut, wilayah Jateng masih terbagi dalam tiga kategori peringatan dini yakni Awas, Siaga, dan Waspada.