Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (beta attenuation monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (ยตg/mยณ).

Data BMKG menunjukkan konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Stasiun Musi 2 Palembang pada Minggu (4/10) pukul 05.00 WIB pada angka tertinggi 903,6 mikrogram per meter kubik (ยตg/mยณ) yang masuk kategori sangat berbahaya.

Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh adanya asap karhutla yang terjadi di beberapa wilayah di Sumsel yang terbawa masuk ke Kota Palembang.