Meski hujan mulai turun, BMKG mengingatkan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan dengan vegetasi yang telah mengering akibat kemarau panjang.

Kondisi vegetasi kering yang disertai angin kencang dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran. Karena itu masyarakat diminta menghindari aktivitas pembakaran terbuka, termasuk pembakaran sampah, semak, dan lahan, serta kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan percikan api.

BMKG juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak untuk mengantisipasi ancaman kekurangan air bersih selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Selain itu pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebagai bagian dari langkah kesiapsiagaan menghadapi perubahan kondisi atmosfer.