BMKG menjelaskan dinamika atmosfer turut dipengaruhi oleh terbentuknya sirkulasi siklonik di Laut Natuna dan Samudra Pasifik utara Papua.

Kondisi tersebut membentuk daerah perlambatan dan pertemuan angin yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di pesisir barat Kalimantan Barat dan pesisir utara Papua.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas luar ruang maupun perjalanan dengan kondisi cuaca di masing-masing wilayah.