Dia menyebutkan ada kebutuhan sebesar Rp119 miliar untuk program kerja prioritas nasional.

Teuku Faisal mengatakan pada 2027 kebutuhan BMKG sebesar Rp4,6 triliun. Untuk pagu indikatif Rp2,16 triliun. Kemudian pagu anggaran SBPA adalah Rp2,522 triliun sehingga ada backlog sebesar Rp2,1 triliun.

Terkait belanja modal, lanjut dia, ada kebutuhan untuk pembangunan gedung layanan Balai Besar MKG Wilayah 1 di Medan.