NADIKABAR.COM β€” Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat musim hujan di Bali yang diprakirakan mulai akhir November 2026 dan puncaknya pada Februari 2027.

Prakirawan Stasiun Klimatologi Bali Trayi Budi Samantu di sela-sela pemaparan prakiraan musim hujan di Denpasar, Bali, Senin, menjelaskan potensi curah hujan lebih tinggi dari kondisi normal itu terjadi karena durasi musim hujan yang diprakirakan lebih pendek.

β€œDengan prediksi durasi musim hujan yang lebih pendek dari normalnya, maka kondisi itu akan terakumulasi dan sangat berpotensi curah hujan dengan intensitas lebih tinggi,” ucapnya.

Sebagian besar wilayah di Bali bagian pesisir barat, utara, dan timur, lanjut dia, musim hujan diprakirakan rata-rata berlangsung 10-15 dasarian (satu dasarian setara 10 hari). Bahkan di wilayah timur hingga Nusa Penida, musim hujan diprakirakan berlangsung 10-12 dasarian.