βBMKG juga menetapkan peringatan dini curah hujan tinggi kategori Waspada pada dasarian I November dengan prakiraan curah hujan 150-200 milimeter per dasarian di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, dan Magelang,β katanya.
Ia mengatakan peringatan serupa juga berlaku di Kabupaten Boyolali, Karanganyar, Grobogan, Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, Kota Magelang, dan Kota Salatiga.
Menurut dia, tidak ada wilayah di Jateng yang terindikasi masuk kategori Siaga dengan prakiraan curah hujan 200-300 milimeter per dasarian maupun kategori Awas dengan curah di atas 300 milimeter per dasarian.
βPeringatan dini kekeringan meteorologis juga nihil untuk seluruh wilayah Jawa Tengah meskipun berdasarkan pemantauan hingga dasarian III Oktober 2026, sebanyak 54 zona musim atau 100 persen zona musim di Jateng secara keseluruhan masih berada dalam periode musim kemarau,β katanya.
Sementara dari sisi dinamika iklim global dan regional, kata dia, BMKG mencatat indeks Indian Ocean Dipole (IOD) bulanan pada dasarian II Oktober 2026 sebesar 0,765 atau berada pada fase positif dan kondisi tersebut diprediksi bertahan hingga akhir 2026.