NADIKABAR.COM — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih (BMP) menyalurkan bantuan sosial berupa 5.000 paket bahan pokok kepada masyarakat penerima manfaat di Papua meliputi para janda, mama-mama pedagang asli Papua, anak jalanan, dan penyandang disabilitas.
Ketua DPP BMP RI Max Abner Ohee di sela kegiatan HUT ke-17 BMP RI di Jayapura, Jumat, mengatakan selain bantuan bahan pokok, pihaknya juga memberikan santunan berupa uang tunai juga kepada para sesepuh pendiri BMP.
"BMP memberikan perhatian terhadap masyarakat dan juga pelaku usaha di Papua, khususnya Kota Jayapura untuk mampu berkembang," katanya.
Menurut Max, HUT ke-17 BMP RI merupakan momen refleksi perjalanan organisasi yang telah ada sejak era transisi tahun 1963 dan secara resmi terdaftar sebagai organisasi masyarakat sejak 16 Oktober 2009.
"17 tahun ini sejarahnya panjang. Barisan Merah Putih ini lahir sejak 1963 sampai saat ini. Pada 2009, BMP memperjuangkan hak orang asli Papua di Mahkamah Konstitusi," ujarnya.
Sekretaris Jenderal DPP BMP RI Ali Kabiay mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan sosial bagi masyarakat di Tanah Papua.
"Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah penyaluran bahan pokok bagi masyarakat di Papua," katanya.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda di Tanah Papua untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga keamanan supaya program pembangunan dapat berjalan dengan lancar di daerah ini.
"Kami juga mengajak generasi muda untuk tidak terpengaruh dengan informasi tidak benar serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman," ujarnya.