NADIKABAR.COM — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dan tidak mudah mempercayai telepon yang mengatasnamakan pihak bank.

Pelaku biasanya menyampaikan informasi mengenai masalah rekening atau transaksi untuk memancing kepanikan, kemudian menawarkan bantuan dan mengarahkan korban melakukan tindakan tertentu.

"Jangan mudah percaya pada panggilan yang mengatasnamakan bank, terutama jika disertai tekanan untuk segera mengambil tindakan,” kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.