Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui audiensi dengan ahli terapi rehabilitasi, dokter Sonya, di Jakarta, Senin (28/9).

Pertemuan itu membahas penguatan kolaborasi dalam edukasi mengenai bahaya narkotika, rehabilitasi, serta peningkatan pemahaman masyarakat terhadap ancaman narkotika yang terus berkembang.

Dalam audiensi tersebut, Suyudi menyampaikan setiap gagasan dan inisiatif terkait penanganan permasalahan narkotika yang disampaikan kepada BNN akan dikaji lebih lanjut.

Selain rehabilitasi, perkembangan penggunaan rokok elektrik atau vape turut menjadi perhatian karena adanya temuan narkotika jenis baru atau new psychoactive substances (NPS) dalam produk tersebut.